Nyeri punggung adalah salah satu jenis penyakit yang dikenal dalam istilah medis dengan dorsalgia. Penyakit ini dapat disebabkan oleh sakit di area saraf, tulang, otot, maupun struktur lain di area tulang belakang. Rasa sakit yang muncul terbagi ke dalam tiga area yaitu: nyeri punggung bagian bawah (tailbone); nyeri punggung pada bagian atas; dan leher.
Rasa nyeri yang muncul dapat bersifat konstan ataupun intermiten tergantung tingkatan dari penyakit ini. Penderita dapat pula merasakan munculnya rasa sakit menusuk dan adanya rasa terbakar pada area punggung. Selain itu rasa nyeri yang muncul dapat berubah menjadi sakit kronis dan menyebar ke area lain. Rasa sakit dapat menyebar hingga ke area punggung atas, punggung belakang bawah, hingga lengan. Kemungkinan penderita juga dapat mengalami gejala lain seperti mati rasa hingga kesemutan.
Disebut sakit punggung kronis jika Anda merasakannya setiap hari dalam waktu lebih dari 3 bulan. Rasa sakit ini dapat menghilang dalam waktu setahun atau lebih atau bahkan menetap. Sakit punggung kronis kadang diawali dengan cedera akut, otot punggung tegang, terkilir, atau nyeri yang tak kunjung hilang.
Cedera, terkilir, otot lelah atau sobek, dan penuaan, paling sering menyebabkan sakit punggung. Dalam 95 persen kasus sakit punggung, penyebabnya berhubungan dengan kerja ligamen dan otot punggung. Meskipun biasanya sakit atau nyeri punggung ini muncul dengan tiba-tiba, biasanya disebabkan oleh tegangan otot akibat gerakan-gerakan Anda selama beberapa waktu.
Banyak juga orang yang menderita nyeri punggung dan menyebutnya sebagai ‘saraf terjepit’. Yang
sebenarnya terjadi adalah, lempeng intervetebral (bantalan lunak di antara tulang punggung) terkoyak
dan berubah bentuk sehingga menghimpit saraf tulang belakang. Kadang lempeng ini menghimpit saraf
sciatic yang menuju ke kaki atau tangan, hingga rasa nyeri terasa di bagian kaki atau tangan. Nyeri ini disebut sciatica.